Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Menulis Kembali

Sudah lama sekali saya tidak mengisi blog ini. Sempat terpikirkan oleh saya untuk berhenti menulis blog, namun tidak jadi saya lakukan karena ada beberapa orang yang mendapat berkat setelah membaca blog ini. Bahkan saya menjadi lebih aktif menulis di blog saya yang lain yaitu http://bisikpasir.wordpress.com.

Awalnya saya menulis blog ini untuk menyemangati diri sendiri dalam menghadapi kehidupan yang begitu keras, dan alangkah bersyukurnya saya bila blog ini juga bisa menyemangati pembacanya. Saya menjadi teringat tulisan Barbara Hauck tentang kebaikan sepele yang dapat membuat perubahan besar:

Wanita itu tersenyum kepada seorang pria asing
Senyuman itu membuat si pria merasa gembira
Lalu ia teringat akan kebaikan seorang teman
Maka ia menulis surat terima kasih kepadanya

Si teman begitu tersentuh membaca surat terima kasih itu
Maka iapun bermurah hati memberi tip pada saat makan siang di restoran
Si pelayan begitu gembira menerima tip yang besar
Lalu membelanjakan uangnya untuk dipasang pada sebuah taruhan
Hari berikutnya ia mengambil uang hasil kemenangannya
Dan memberikan sebagian kepada seorang pria di jalanan

Pria itu merasa amat bersyukur
Sebab ia telah dua hari tak makan sesuap pun
Dan setelah ia selesai menyantap makan malam
Dia keluar untuk jalan-jalan
Dalam perjalanan, ia menemukan seekor anak anjing yang kedinginan
Lalu membawanya pulang untuk memberinya kehangatan

Si anak anjing begitu senang
Karna ia terhindar dari bekunya malam
Malam itu rumah si pria terbakar
Si anak anjing lah yang menyalak-nyalak berusaha memberikan peringatan
Ia menyalak hingga seluruh penghuni rumah terbangun
Dan akhirnya menyelamatkan semua orang dari bencana

Salah satu anak laki yang diselamatkannya itu…
Kelak tumbuh menjadi seorang Presiden.
Dan semuanya berawal dari sebuah senyuman
Yang diberikan secara cuma-cuma

Menulis blog tampak seperti kegiatan cuma-cuma, tetapi mudah-mudahan dapat menjadi seperti senyuman kecil yang bermakna.

Tips Terhindar Penipuan lewat Ponsel

Teman saya baru-baru ini tertipu lewat sms yang diterimanya. Isi sms-nya adalah sebagai berikut: Anda mempunyai PESAN SUARA 1 dari: 6285756707649. Untuk mendengar ketik: TP (spasi)6285656820777 (spasi) 21423 dikirim ke 151 gratis. Setelah mengikuti saran sms tersebut, bukannya pesan suara yang didapat, tetapi justru ia kehilangan pulsa sebesar Rp 21.423,00. Ternyata nomor 151 adalah nomor untuk melakukan transfer pulsa antara sesama pengguna Indosat. Tak karuan saja muka teman saya langsung berubah dan ia menggerutu sepanjang hari. Penipuan ini adalah jenis penipuan model baru walaupun mirip dengan cara menggiring korban melakukan transfer uang lewat atm.

Biasanya lama-kelamaan masyarakat akan lebih sadar dan tidak mudah terjebak dengan penipuan, namun ada saja ide dan upaya dari penipu tersebut memperbaharui gaya dan cara penipuannya. Tapi tidak perlu khawatir, berikut ini ada 5 tips sederhana supaya terhindar dari penipuan lewat ponsel:

1. Baca secara cermat isi sms atau telepon sebelum melakukan tindakan. Pada kasus yang dialami teman saya, sebenarnya ia dapat terhindar kalau saja dia tidak cepat-cepat bertindak. Setiap pesan suara pasti meninggalkan misscall dari orang yang menghubungi kita, jadi kalau tidak ada tanda-tanda miscall atau pemberitahuan lain, isi sms tersebut patut diragukan.
2. Cek nomor yang mengirimkan sms kepada kita. Seringkali penipu mencoba mengelabui kita atas nama suatu perusahaan namun menggunakan nomor pribadi. Contoh: pada sms itu tertulis bahwa pesan berasal dari nomor xxxx, namun pengirimya berasal dari nomor lain xxxxxxxxxxx. Cek kesinkronan isi sms dengan nomor tersebut.
3. Jangan terpengarah dan begitu cepat tergiur dengan jumlah uang yang besar dan fantastis. Selalu biasakan untuk mengendalikan diri sendiri dan bersikap kritis.
4. Bila mengikuti undian berhadiah periksa prosedur pengumuman dan pemberian hadiah. Saat ini banyak sekali pihak-pihak yang mencoba menipu mengatasnamakan undian-undian di televisi atau perusahaan tertentu.
5. Sebaiknya konsultasi terlebih dahulu suatu tindakan yang akan kita ambil dengan orang yang berada di dekat kita.

Kelemahan adalah Keindahan dan Kekuatan

Sumber: Anonim
Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, sedangkan tempayan yang satunya lagi tidak. Jika tempayan yang tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalanan panjang dari mata air ke rumah majikannya, tempayan itu hanya dapat membawa air setengah penuh. selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari, si tukang air hanya dapat membawa satu setengah tempayan air ke rumah majikannya.

Tentu saja si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak yang malang itu merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari porsi yang seharusnya dapat diberikannya.

Setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sunggh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu."

"Kenapa?" tanya si tukang air, "Kenapa kamu merasa malu?"

"Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena adanya retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacatku itu, saya telah membuatmu rugi." Kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak, dan dalam belas kasihannya, ia berkata,

"Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."

Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur.

Namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separuh air yang dibawanya telah bocor, dan kembali tempayan retak itu meminta maaf pada si tukang air atas kegagalannya.

Si tukang air berkata kepada tempayan itu, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan yang lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu, dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu ada, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang."

Setiap dari kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

Rahasia Petani Jagung yang Berhasil

Sumber: Anonim
Seorang wartawan mewawancari seorang petani untuk mengetahui rahasia di balik buah jagungnya yang selama bertahun-tahun selalu berhasil memenangkan kontes perlombaan hasil pertanian. Petani itu mengaku ia sama sekali tidak mempunyai rahasia khusus karena ia selalu membagi-bagikan bibit jagung terbaiknya pada tetangga-tetangga di sekitar perkebunannya.

"Mengapa anda membagi-bagikan bibit jagung terbaik itu pada tetangga-tetangga anda? Bukankah mereka mengikuti kontes ini juga setiap tahunnya?" tanya sang wartawan.

"Tak tahukah anda?" jawab petani itu. "Bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari bunga-bunga yang masak dan menebarkannya dari satu ladang ke ladang yang lain. Bila tanaman jagung tetangga saya buruk, maka serbuk sari yang ditebarkan ke ladang saya juga buruk. Ini tentu menurunkan kualitas jagung saya. Bila saya ingin mendapatkan hasil jagung yang baik, saya harus menolong tetangga saya mendapatkan jagung yang baik pula."

Titik Balik

Jangan mengernyitkan dahi dulu melihat gambar di samping. Saya tidak akan menjelaskan kalkulus tetapi titik balik! Saya tidak mengambil inspirasi dari tokoh dunia yang terkenal tetapi dari tokoh bangsa kita sendiri yang mendunia yaitu Pramoedya Ananta Toer. Karyanya telah diakui dunia sebagai mahakarya sastra. Uniknya, Pramoedya justru menghasilkan karya masterpiecenya justru ketika menghadapi masa paling sulit dalam hidupnya, yakni pembuangan di Pulau Buru. Dalam masa pembuangan itu, ia sangat menderita, bahkan tidak memiliki sarana untuk menulis. Namun semangatnya tidak surut, ia menulis buku-bukunya di dalam ingatan, lalu mendongengkan keempat novelnya kepada para tahanan. Baru beberapa waktu kemudian, ia bisa mendapatkan kertas dan mesin tik buatan sendiri untuk menulis karya yang kemudian diselundupkan seorang pastur ke luar negeri dan diterbitkan dalam puluhan bahasa dunia.

Adakalanya penderitaan dan masa-masa sulit justru memunculkan potensi terbaik dalam diri kita. Penderitaan adalah salah satu upaya Tuhan membentuk dan menyiapkan kita kepada rencana-Nya yang sempurna.

KRL Jakarta-Bogor

Kereta listrik masih menjadi salah satu alat transportasi yang sangat diminati karena tarifnya yang murah dan perjalanannya yang cepat. Saya sendiri sudah sering naik KRL Jakarta-Bogor terutama masa kuliah dulu. Saya bahkan memiliki kebiasaan unik sampai sekarang, ketika saya sedang jenuh atau suntuk biasanya saya berjalan-jalan naik kereta. Memang ada apa sih di kereta? Tidak ada apa-apa, hanya saja ada beberapa hal yang dapat dipelajari dari perjalanan dengan kereta.

1. Waspada
Wah, kalau naik kereta kita akan belajar bagaimana caranya berwaspada. Bagaimana tidak, meleng sedikit dompet bisa hilang! Saya sudah pernah kehilangan dompet dan hp waktu naik kereta :-(

2. Realita
Ada begitu banyak pemandangan memprihatinkan saat di kereta. Saya pernah melihat orang yang tidak memiliki kaki melangkah dengan menyeretkan tubuhnya ditopang dengan tangannya. Ada lagi seoarang pengemis buta yang dituntun oleh anaknya yang masih kecil. Ada yang mengemis ada pula yang yang mencari uang dengan membersihkan sampah dengan meletakkan dirinya di bawah kaki para penumpang. Semua pemandangan itu seharusnya akan meningkatkan kepekaan sosial kita terhadap sesama.

3. Bersyukur
Melihat realita kehidupan yang sebenarnya di kereta akan membuat kita selalu bersyukur karena diberi kehidupan yang lebih baik.

4. Semangat
Orang-orang dengan penampilan memprihatinkan di kereta memiliki semangat luar biasa dalam menghadapi kehidupan. Hati saya sangat pilu ketika melihat anak usia sekolah yang membersihkan sampah yang ada di kaki penumpang. Bila ada sampah berupa kertas koran atau sobekan buku, dia menyempatkan dirinya sejenak membaca potongan kertas itu dan terlihat bibirnya mengeja bacaan itu.

5. Respek
Ketika naik kendaraan umum, kita akan belajar respek terhadap orang yang lebih tua atau pihak yang lebih lemah untuk memberikan tempat duduk. Setidaknya itu adalah hal kecil yang seringkali tidak dipraktekkan.

Ilustrasi Kerja Tim dari Permainan Sepakbola

Beberapa hari yang lalu dua rekan kerja saya saling bertengkar dan adu mulut. Penyebabnya karena salah satu dari mereka ada yang iri dengan rekan kerja yang lain karena merasa pekerjaan temannya lebih santai dan merasa bahwa dia adalah yang paling banyak bekerja. Mereka berasal dari dua seksi yang berbeda. Saya segera melerai mereka dan memberikan ilustrasi sepakbola. Loh kok sepakbola? apa hubungannya?

Begini kawan, sudah tahu khan kalau pada dasarnya sepakbola terdiri atas 3 zona, yaitu zona pertahanan plus kiper, zona tengah atau gelandang, dan zona penyerangan. Masing-masing pemain wajib memberikan kontribusi di dalam zona mereka masing-masing. Adakalanya dalam sepakbola modern pemain melakukan transformasi posisi, misalnya seorang bek membantu penyerangan dan seorang striker membantu pertahanan. Namun demikian pemain wajib mengutamakan posisi mereka terutama kiper yang tidak bisa leluasa bergerak kesana kemari.

Nah dalam kasus pertengkaran di atas saya bertanya kepada orang yang iri tersebut bagaimana bila seorang kiper maju sampai ke depan membantu penyerangan. Tentu saja akan mendapat serangan balik dari lawan dan dengan mudah kebobolan gol. Itulah yang dinamakan kerja tim. Setiap orang mempunyai tanggung jawabnya masing-masing. Seorang gelandang yang harus berlari melintasi semua lapangan tidak bisa berkata kepada kiper "Hei Kau, jangan diam saja disitu, bantu aku!" Seorang kiper sebenarnya membantu perjuangan timnya dengan berusaha menjaga gawangnya dari serangan lawan. Begitu juga di dalam organisasi , ada yang bertugas membuat barang, memeriksa kualitas, membuat laporan, menjual, dan lain sebagainya. Jangan ribut lagi ya!!

Inspirasi Hidup dari Permainan Catur

Saat itu ketika Garry Kasparov belum pensiun dari dunia catur, ada salah satu partai terbaiknya ketika melawan Topalov. Saya melihat pertandingan tersebut di Tabloid Bolanews sambil menggelar papan catur. Sungguh mengejutkan, Kasparov menukarkan Bentengnya hanya untuk sebuah pion! Namun tidak lebih dari sepuluh langkah kemudian Topalov merubuhkan raja caturnya pertanda menyerah. Yah itulah seni catur, seperti yang pernah saya jelaskan di artikel sebelumnya, seorang ahli catur akan melakukan pengorbanan dengan tujuan mendapatkan tempo permainan atau hanya sekedar membuka ruang gerak. Saya bahkan pernah melihat partai yang lebih ekstrim lagi dimana seorang pecatur tidak tanggung-tanggung memberikan secara percuma menteri, kuda, dan bentengnya sekaligus dan hanya dalam hitungan beberapa langkah saja sudah membuat raja lawan tidak bisa bergerak kemana-mana alias skakmat!

Ada banyak inspirasi yang bisa diperoleh dari cerita permainan di atas, bahkan mengandung banyak arti dan bisa disesuaikan dengan cerita kawan masing-masing. Buat saya sendiri cerita ini menguatkan saya ketika segalanya berjalan tidak seperti yang saya harapkan, saat saya merasa kehilangan sesuatu yang sangat berarti dalam hidup saya, dan saat saya merasa tidak berpengharapan lagi. Saya bisa yakin bahwa kehidupan saya ada di tangan Tuhan dan rancangan-Nya adalah yang terbaik dalam hidup saya. Mungkin saat ini saya tidak mengerti apa yang terjadi, tetapi saya tidak meragukan sedikitpun kemampuan Tuhan mengatur kehidupan saya jauh lebih hebat dibanding kemampuan ahli catur mengatur bidak-bidak caturnya.

Saya pernah menuliskan sebuah shoutout di Friendster saya seperti ini: "Life is far more complicated than chess. Luckily there is rainbow after the rain; Miracles behind my difficulties; and God's love wipe my tears"
Gbu..

Mahalnya Harga Sebuah Semangat

Kadang suasana yang tidak menyenangkan bisa membuat semangat hilang. Entah itu suasana kerja, suasana di rumah, persahabatan yang tidak berjalan semestinya, dan lain sebagainya. Saya sendiri mencoba menjaga semangat dengan menuliskan blog ini. Jadi bukannya saya orang yang sangat bersemangat sehingga hampir tiap hari meng-update blog ini, tetapi saya mencoba menyemangati diri sendiri melalui tulisan. Puji Tuhan kalau tulisan-tulisan di blog ini bisa menjadi berkat dan sumber inspirasi serta semangat buat yang membacanya.

Kemarin saya mendengar cerita tentang rekan kerja yang pembuluh darahnya pecah. Akibatnya hingga kini (sudah dua bulan lamanya) dia tidak bisa berbuat apa-apa dan dirawat di rumah sakit. Hingga kini dia harus merogoh kocek hingga empatpuluh juta rupiah. Memang ada bantuan dari perusahaan namun ada nilai batasnya. Semuanya membuat saya merasa iba dan bersyukur masih diberikan kesehatan sampai hari ini. Rupanya harga kehidupan itu sangat mahal. Dan kehidupan itu hampir tidak bermakna bila dijalani tanpa semangat.

Apakah Kamu Lebih Pintar dari Anak Kelas 5 SD?!

Hari Sabtu kemarin sekitar jam tujuh malam saya melihat acara variety show di Global TV yang berjudul "Are You Smarter Than 5th Grader". Acara ini sangat unik karena menampilkan sosok orang yang sangat pintar dan sukses namun harus menjawab soal-soal ujian sekolah dasar.

Yang menarik dari kuis ini adalah beban mental yang harus dialami peserta kuis karena bisa saja dia ditertawakan bila tidak bisa menjawab soal anak kelas satu sampai lima tingkat sekolah dasar. Tokoh yang tampil kemarin adalah seorang Manajer sebuah perusahaan minyak milik asing. Dalam kuis ini dia berhasil mengumpulkan hadiah senilai 50 juta dari total 100 juta. Tantowi Yahya yang menjadi pemandu acara berkata bahwa pencapaian ini adalah sebuah rekor. Jadi bayangkan bagaimana orang-orang sebelumnya yang tidak berkutik ketika dihadapkan pada pertanyaan yang mudah dan di bawah level mereka.

Pelajaran yang berharga dari acara ini adalah bahwa kita harus berbesar hati mengakui ketidakmampuan kita. Seberapa besar dan hebat seseorang, namun tetap saja ia memiliki keterbatasan. Tidak percaya? Coba saja tanyakan seorang profesor matematika soal-soal IPS tingkat SD! Semakin tinggi pendidikan seseorang tidak selalu menunjukkan luasnya ilmu pengetahuan mereka, tetapi justru semakin menunjukkan spesialisasi ilmu yang mereka dalami.

Ketika seseorang mengakui keterbatasannya, justru saat itulah ia menunjukkan kebesarannya. Orang yang sok tahu hanya menunjukkan kekerdilan pikirannya. Lagipula orang-orang yang berhasil mencapai kesuksesan bukan hanya karena banyaknya ilmu yang ia miliki, tetapi seberapa besar kemauannya untuk terus belajar dan belajar.

Hal-Hal yang Terlewatkan

Terinspirasi dari God's Little Devotional Book

Seorang anak lelaki sedang berjalan suatu hari ketika ia melihat sekeping uang logam di tanah. Ia memungutnya dan mencekalnya kegirangan. Ia mendapatkan uang tanpa bersusah payah!

Semenjak hari itu, ke manapun ia berjalan, ia terus menunduk, matanya dengan seksama mencari uang logam di tanah dan mungkin harta yang lebih besar lagi. Seumur hidupnya, jelas ia menemukan uang lebih banyak, malah ia berhasil mengumpulkan sekian bayak uang logam yang secara total bernilai $12.82. Ia amankan hartanya itu, melindunginya sebagai "warisan kekayaan cuma-cuma". Ia senang dengan fakta bahwa uangnya diperoleh tanpa bersusah payah.

Apa iya? Dalam upaya mencari semuanya itu, ia telah melewatkan indahnya 35.127 matahari terbenam, indahnya 327 pelangi, indahnya awan putih melayang di langit biru, burung-burung melambung tinggi, tupai-tupai melompat-lompat dari dahan ke dahan pohon di jalanan di mana ia berjalan, dan cemerlangnya dedaunan di musim gugur ditimpali sinar matahari musim gugur.

Yang telah ia peroleh seluruhnya $12.82 jelas tidak sebanding dengan apa yang telah dilewatkannya.

Semangat Ala Pak Yanto

Hampir setiap hari kerja saya bertemu dengan dua orang berbeda yang bernama sama yaitu Pak Yanto. Pak Yanto yang satu adalah penjual koran. Hampir tiap hari saya membeli koran tempo dari Pak Yanto. Sedangkan Pak Yanto yang kedua adalah tukang ojek yang mangkal di UKI. Meski saya tidak pernah naik ojek-nya, hampir tiap sore Pak Yanto menyapa saya dengan menyebut "Honda, Honda!" Pak Yanto suka sekali dengan seragam putih-putih saya. Jadilah Pak Yanto menemani saya ngobrol sembari saya menunggu bus.

Meski berbeda, kedua Pak Yanto ini mempunyai ciri yang sama yaitu semangat mereka. Pak Yanto 'penjual koran' walaupun sudah cukup tua terlihat bersemangat sekali menjajakan koran. Bila posisi saya agak jauh dengannya, Pak Yanto pasti langsung mendekat dan menawarkan korannya pada saya. Walaupun pembawaannya tenang, tetapi semangatnya terlihat jelas dari cara jalannya yang selalu sigap. Beda lagi dengan Pak Yanto 'tukang ojek'. Gaya bicaranya penuh semangat dengan suaranya yang sangat khas. Dan Pak Yanto yang satu ini tidak bosan-bosannya memanggil saya dengan "Honda, Honda!"

Entah kebetulan atau tidak, mereka berdua bernama sama. Yang jelas saya salut dengan antusiasme mereka menjalani hidup. Saya sebagai anak muda tentunya banyak belajar dari mereka yang sudah tua namun memiliki semangat yang luar biasa..

Dimanakah Rumahmu Dik?

Jaket tebal melindungi tubuh ini dari dinginnya malam
Sepanjang perjalanan kepala tertunduk lesu dan bibir pun bisu
Angin bertiup kencang sekali seakan ingin menumbangkan pepohonan
Terang bulan dan lampu jalanan bertanding melawan kegelapan

Mengapa kau tidur di situ dik?
Apakah tanah dan rerumputan cukup mampu menghangatkanmu?
Tak dengarkah kau teriakan kulit tipismu?
Terbuat dari apakah batu di kepalamu sehingga engkau merasa nyaman bersandar?

Ah, kamu membuat saya malu
Malu karena tak bisa berbuat apa-apa
Terpaku melihat tubuh kecil tertidur pulas
Terharu memandang ekspresi wajah polosmu

Dimanakan rumahmu dik?
Apakah orang tuamu tak mencari?
Tak kehilangan muridkah guru sekolahmu?
Kemanakah dan bersama siapakah temanmu bermain?

Yah, kamu membuat saya bangga
Kulitmu lebih tebal dari jaket yang saya kenakan
Hatimu lebih tegar dari pecundang kehidupan
Senyummu lebih tulus dan indah dari wanita berhati dua

Semoga langit malam ini baik kepadamu
Bila melihatmu pastilah ia berhenti menitikkan air mata
Dan kemudian menyambutmu di pagi hari
Lalu bersama mentari mengajakmu bermain sepanjang hari

Hidup Menegangkan dan Menyenangkan Ala Dufan

Sudah hampir setahun yang lalu tepatnya 30 Juli 2008, saya pergi ke Dufan bersama teman saya. Ini adalah kunjungan saya yang kedua ke Dufan semenjak piknik ketika masih SD, namun kunjungan yang kedua ini adalah yang paling berkesan buat saya.

Tidak pernah disangka sebelumnya, ternyata pengunjung Dufan hari itu sangat banyak, mungkin karena hari itu adalah hari libur memperingati Isra Mi'raj. Kamipun hanya bisa bermain di 10 wahana karena antriannya yang sangat panjang. Kami berada di sana hingga larut malam dan bahkan Dufan sudah mau tutup. Wahana yang kami kunjungi antara lain: Baling-baling raksasa, kora-kora, kicir-kicir, istana boneka, poci-poci, rumah ajaib, niagara, rumah jahil, halilintar, dan yang terakhir tornado. Pada saat mengantri di wahana tornado kami sempat menyaksikan pesta kembang api. Saat itu memang benar-benar malam yang indah!

Dari semua wahana yang kami kunjungi itu yang paling berkesan buat saya adalah kicir-kicir dan tornado. Bayangkan betapa seramnya ketika kita dibuat berguling di udara dengan putaran yang sangat cepat. Dan bayangkan pula ketika kita seakan akan sedang terjun ke tanah dengan kecepatan yang sangat tinggi dan tiba-tiba digantung di udara! Benar-benar menyeramkan namun sangat menyenangkan.

Kawan, tanpa kita sadari kehidupan kita sebenarnya seperti berada di wahana kicir-kicir dan tornado. Kadang kita takut bila akan atau harus mengalami kegagalan, kehilangan orang yang kita sayangi, dikecewakan, patah hati, dan pengalaman buruk lainnya. Saat-saat seperti itu adalah saat dimana kita diguling begitu cepat, dan kita seperti mau jatuh ke tanah.

Jadi, untuk apa takut lagi dan terus bersedih menghadapi kehidupan? Coba rasakan sensasi permainan kicir-kicir dan tornado, dengarkan teriakan histerisnya, hitung cepatnya detak jantung kita, dan rasakan betapa menyenangkan bermain di kedua wahana itu. Semua pengalaman buruk ataupun baik adalah sebuah sensasi yang menyenangkan dan itulah cara Tuhan membuat hidup kita berarti dan berkesan!

Kekuatan yang Sejati di Dalam Kelemahan

Ada satu film yang sangat menyentuh hati saya dan berpengaruh dalam hidup saya sampai sekarang. Film itu menceritakan tentang kisah perjuangan Mahatma Gandhi. Saya melihat film itu ketika masih SMP sehingga saya lupa judul filmnya, namun setelah mencari di google dan Youtube ternyata ada satu judul film terkenal tentang Mahatma Gandhi yakni "Life of Gandhi".

Hal yang paling berkesan ketika pertama kali menontonnya adalah sikapnya yang begitu sabar dan tidak melawan sama sekali ketika ada orang yang mengusirnya dari tempat duduk di kereta yang ditumpanginya. Berikutnya berbagai tindakan semena-mena selalu ia terima namun yang begitu mengejutkan Gandhi selalu menerima dan tidak pernah melawan. Buat saya Gandhi adalah sosok yang sangat unik dari seorang pejuang yang tidak melakukan perlawanan.

Melawan kekerasan dengan kebaikan dan kelemahlembutan tampaknya sangat tidak masuk akal. Tetapi pengalaman saya menyetujui kebenaran ini. Saya melihat bahwa perlawanan hanya akan memperparah pertengkaran, dan sebaliknya betapa hati yang paling keras dan paling jahat sekalipun dapat luluh dengan sikap sabar dan baik.

Banyak sekali kisah kelemahlembutan yang mengalahkan kejahatan yang pernah saya baca dan dengar. Contoh yang mengagumkan adalah bagaimana Bunda Teresa berjuang melawan kemiskinan dengan pengorbanan dirinya. Kemudian kisah seorang misionaris yang dirampok oleh klompotan penjahat, namun setelah misionaris itu menyelimuti dan mengobati penjahat itu, penjahat itupun langsung berubah dan bertobat karena merasa terharu dengan kebaikan misionaris tersebut. Dan tidak lupa contoh yang diberikan oleh Yesus Kristus yang rela menanggung dosa manusia di kayu salib yang juga tanpa perlawanan seperti yang sedang saya lihat filmnya sekarang sambil menulis blog ini (sebenarnya saya tidak suka film "Passion of Christ" karena ada banyak adegan kekerasan yang sebenarnya bertujuan agar film itu tampak lebih nyata). Mahatma Gandhi sendiri mengakui bahwa inspirasi sikapnya itu berasal dari ajaran Yesus Kristus (Mahatma Gandhi adalah seorang Hindu yang sangat menyukai ajaran Kristen dan Islam).

Dan Kawan, pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan Selamat Paskah, semoga Kasih Tuhan memberikan teladan sejati kepada kita untuk selalu mengasihi orang di sekeliling kita entah baik ataupun jahat. Dan betapa bersyukurnya kita karena kita telah diampuni oleh-Nya terlebih dahulu... Gbu

Belajar Kehidupan dari Permainan Kartu Capsa

Satu-satunya
permainan kartu yang saya tahu dan sukai yaitu capsa. Kenal permainan ini sejak
zaman kuliah semester akhir dimana kuliah sudah mulai jarang dan lebih fokus ke
skripsi. Capsa sendiri jadi permainan favorit teman-teman kuliah dulu (Fisika
Noceng (2000) UI). ”Dasar anak Fisika 2000, bukannya sibuk bikin skripsi, malah
main capsa melulu. Masa depan sudah terjamin kali ya?!” Kelakar saya yang
ternyata sekarang jadi kenyataan. Mungkin kalau dulu saya tahu betapa suksesnya mereka saya akan lebih giat main capsa dulu hehehe... Dunia memang susah ditebak kawan.

Saya sendiri
sudah agak lupa detail permainan ini. Yang jelas permainan ini butuh 4 orang dan kartu dikocok dan dibagi secara
acak. Seperti permainan kartu umumnya bilangan angka dan pangkat menentukan
kekuatannya. Pada capsa kadang semua itu bisa dibalik dengan menyusun kartu
menjadi suatu pola seperti warna yang sama, bilangan yang sama, bilangan
berurutan, kombinasi persamaan kartu, dll. Seorang yang memiliki kartu dengan
bilangan kecil bisa menang bila ternyata susunannya bagus dan sebaliknya. Oleh
karena itu capsa biasanya lebih mengandalkan strategi dibanding keberuntungan.
Nah tradisi bermainnya biasanya yang kartunya tidak habis atau memiliki
bilangan terkecil atau susunan terlemah akan mengocok kartu sambil di-ceng-in
buat permainan berikutnya…

Pengalaman yang
paling berkesan waktu itu adalah ketika saya masih menang walaupun kartu yang
ditangan adalah kartu buruk. Pas di saat terakhir ternyata kartu itu bisa disusun jadi kartu yang kuat. Dan
yang anehnya banyak kejadian di mana pemain (pernah juga saya alami) punya
kartu bagus tetapi masih bisa kalah.

Hidup itu seperti
permainan capsa. Masing-masing kita diberi talenta oleh Tuhan. Ada yang besar
ada pula yang kecil, ada yang banyak ada pula yang sedikit. Dan yang menentukan
keberhasilan seseorang itu ternyata bukanlah seberapa besar atau seberapa banyak talenta yang dimiliki.
Tetapi seberapa bisa dia mengenal talenta itu lalu menggunakan dan mengembangkan talenta yang dimiliki.

Jadi kawan,
jangan pernah menyerah menghadapi kehidupan ini walau situasi sulit dan tidak
mendukung. Kita ibarat pemain capsa yang dapat mengolah kartu sejelek apapun
menjadi kemenangan. Dan banyaknya masalah yang kita hadapi justru membuat kita
semakin tangguh dan mahir mengolah kartu kehidupan kita.
 

Design in CSS by TemplateWorld and sponsored by SmashingMagazine
Blogger Template created by Deluxe Templates